Sebutkan Sekolah Tinggi yang Ada di Indonesia Pada Masa Kolonial dan Sekolah Tingkatan Lain yang Pernah Didirikan Belanda

Avatar
Gambar Ilustrasi Sekolah Tinggi yang Ada di Indonesia Pada Masa Kolonial
Shampo Penumbuh Rambut

KITA HEBAT – Sebutkan sekolah tinggi yang ada di Indonesia pada masa kolonial ! Tahukah kamu ternyata dulu sudah banyak sekolah tinggi yang ada di Indonesia pada masa kolonial.

Memahami soal sebutkan sekolah tinggi yang ada di Indonesia pada masa kolonial dapat membantu daya ingatmu dalam menjawab soal ulangan harian, mari kita bahas bersama !

Pemutih Kulit

Pada masa kolonial, pendidikan di Indonesia sangat berbeda dengan pendidikan yang ada saat ini.

Pendidikan di bawah pemerintahan kolonial Belanda memiliki tujuan yang jelas untuk menguntungkan pihak Belanda, dengan sistem yang dibuat sedemikian rupa untuk memenuhi kebutuhan mereka.

Kemeja Blouse

Meskipun begitu, beberapa sekolah tinggi didirikan untuk melayani pendidikan penduduk lokal.

Sekolah Tinggi di Masa Kolonial

1. OSVIA (Opleiding School Voor Inlandsche Ambtenaren)

OSVIA atau Sekolah Tinggi Pegawai Negeri Sipil didirikan untuk melatih calon pegawai negeri dari kalangan pribumi. Sekolah ini sangat penting untuk mempersiapkan tenaga kerja yang mampu mendukung administrasi kolonial Belanda.

2. STOVIA (School tot Opleiding van Indische Artsen)

STOVIA adalah Sekolah Tinggi Kedokteran yang didirikan untuk melatih dokter pribumi. Sekolah ini menjadi salah satu institusi pendidikan medis pertama di Indonesia dan memainkan peran penting dalam pengembangan layanan kesehatan di masa kolonial.

3. THS (Technische Hooge School)

THS, atau Sekolah Tinggi Teknik, didirikan untuk melatih insinyur dan teknisi yang dibutuhkan untuk berbagai proyek pembangunan infrastruktur di Hindia Belanda. Sekolah ini berfokus pada pendidikan teknik dan ilmu terapan.

4. RHS (Rechtkundige Hooge School)

RHS, atau Sekolah Tinggi Hukum, didirikan untuk mendidik calon pengacara dan pegawai hukum. Sekolah ini sangat penting dalam membentuk sistem peradilan kolonial dan melatih tenaga hukum yang memahami hukum Belanda.

Tingkatan Pendidikan Lainnya

Selain sekolah tinggi, pendidikan pada masa kolonial juga mencakup pendidikan dasar dan menengah. Berikut adalah beberapa sekolah yang didirikan Belanda pada masa tersebut:

Pendidikan Rendah Setingkat SD

  1. Europesche Lagere School (ELS)
    ELS atau Sekolah Rendah Eropa diperuntukkan bagi keturunan Eropa dan pribumi dari tokoh terkemuka. Sekolah ini merupakan pendidikan dasar yang memberikan kurikulum ala Eropa.
  2. Eeste Klasse School
    Sekolah Kelas Satu ini diperuntukkan bagi penduduk non-Eropa. Ada dua jenis sekolah dalam kategori ini:
  • Hollandsch Chineesche School (HCS)
    Sekolah Cina-Belanda ini diperuntukkan bagi keturunan Cina.
  • Hollandsch Inlandsche School (HIS)
    Sekolah Bumiputera Belanda ini diperuntukkan bagi keturunan Indonesia asli, umumnya anak-anak bangsawan, tokoh terkemuka, atau pegawai negeri.

Pendidikan Menengah Setingkat SMP/SMU

  1. Meer Uitgebreid Lager Onderwijs (MULO)
    MULO adalah pendidikan rendah yang diperluas untuk kelanjutan dari sekolah rendah. Sekolah ini diperuntukkan bagi pribumi dan Timur Asing (Cina).
  2. Algemeene Middelbare School (AMS)
    AMS adalah sekolah pendidikan menengah umum yang merupakan kelanjutan dari MULO. Sekolah ini diperuntukkan bagi golongan pribumi dan Timur Asing (Cina).
  3. Hoogere Burger School (HBS)
    HBS atau Sekolah Tinggi Warga Masyarakat adalah kelanjutan dari ELS, diperuntukkan bagi keturunan Eropa, bangsawan pribumi, dan tokoh terkemuka.

Pendidikan pada masa kolonial Belanda memiliki banyak keterbatasan dibandingkan dengan sistem pendidikan saat ini. Namun, sekolah-sekolah yang didirikan pada masa tersebut memainkan peran penting dalam membentuk fondasi sistem pendidikan di Indonesia.

Mereka menyediakan pendidikan formal bagi berbagai lapisan masyarakat, meskipun sering kali diskriminatif dan terbatas pada kelompok tertentu.

Kesimpulan

Pendidikan di masa kolonial Belanda di Indonesia dirancang untuk melayani kepentingan kolonial, namun juga memberikan dasar bagi perkembangan sistem pendidikan di masa mendatang.

Sekolah-sekolah seperti OSVIA, STOVIA, THS, dan RHS merupakan contoh institusi pendidikan tinggi yang berkontribusi pada pembentukan tenaga profesional di berbagai bidang.

Meskipun sistem pendidikan kolonial memiliki banyak kekurangan, institusi-institusi ini memainkan peran penting dalam sejarah pendidikan di Indonesia.

Nah itulah pembahasan tentang sebutkan sekolah tinggi yang ada di Indonesia pada masa kolonial, semoga bermanfaat.