Dari Riwayat Kerajaan Kerajaan di Jawa Tunjukkan Minimal 3 Fakta yg Mencerminkan Adanya Toleransi Beragama dalam Kerajaan

Avatar
riwayat kerajaan kerajaan di jawa tunjukkan minimal 3 fakta yg mencerminkan adanya toleransi beragama dalam kerajaan
Shampo Penumbuh Rambut

Meja Pintar – Jika sahabat kesulitan menjawab soal dari riwayat kerajaan kerajaan di jawa tunjukkan minimal 3 fakta yg mencerminkan adanya toleransi beragama dalam kerajaan, sahabat dapat melihatnya disini.

Disini Meja Pintar akan memberikan jawaban soal dari riwayat kerajaan kerajaan di jawa tunjukkan minimal 3 fakta yg mencerminkan adanya toleransi beragama dalam kerajaan.

Pemutih Kulit

Oleh sebab itu simak terus ulasan dari riwayat kerajaan kerajaan di jawa tunjukkan minimal 3 fakta yg mencerminkan adanya toleransi beragama dalam kerajaan.

Toleransi berasal dari bahasa Latin “tolerare,” yang mengandung makna sabar dan menahan diri.

Kemeja Blouse

Dalam konteks yang lebih luas, toleransi diartikan sebagai tindakan saling menghormati dan menghargai antar individu atau kelompok dalam suatu masyarakat.

Toleransi beragama khususnya diartikan sebagai upaya saling menghargai dan menghormati keberagaman keyakinan tanpa adanya sikap merendahkan atau membandingkan dengan agama lainnya.

Long Tunik Shanghai

Mari kita pelajari selengkapnya 3 fakta yang mencerminkan adanya toleransi beragama dalam kerajaan.

budi puspa wijaya uf3pjwpacvu un 20240127104225
Gambar Ilustrasi Riwayat Kerajaan Kerajaan di Jawa Tunjukkan Minimal 3 Fakta yg Mencerminkan Adanya Toleransi Beragama dalam Kerajaan

3 Fakta Toleransi Beragama dalam Kerajaan Jawa

Di Indonesia, saat ini diakui adanya lima agama yang perkembangannya melibatkan proses yang dapat dipelajari dan dipahami dari sejarah atau peninggalan yang ada.

Pada awalnya, kepercayaan animisme dan dinamisme mendominasi kehidupan masyarakat Indonesia, terutama pada masa prasejarah.

Sistem kepercayaan dan agama kemudian berkembang dengan masuknya agama Hindu dan Buddha pada masa prakolonial, dan terus berlanjut dengan masuknya Islam.

Penting untuk dicatat bahwa masuk dan berkembangnya agama-agama baru tidak serta merta menghilangkan agama atau kepercayaan yang telah ada sebelumnya; sebaliknya, mereka hidup dan berkembang beriringan, menciptakan dasar bagi sikap toleransi.

Fakta-fakta yang mencerminkan adanya toleransi beragama dalam kerajaan, antara lain:

Terlihat pada bangunan Candi Jawi di Jawa Timur, di mana atapnya berbentuk stupa atau genta sebagai penanda bangunan suci agama Buddha, sementara di halaman candi pernah ditemukan arca-arca yang mewakili agama Hindu seperti Durga, Siwa, Ganesa, Mahakala, dan Nandiswara.

Terlihat pada tindakan Sunan Kudus yang pernah memerintahkan untuk tidak menyembelih dan mengkonsumsi sapi, sebagai bentuk penghormatan terhadap masyarakat yang beragama Hindu yang menganggap sapi sebagai hewan yang suci.

Terlihat pada makam kuno Tralaya di Trowulan, di mana beberapa batu nisan yang terdapat pada kompleks pemakaman Islam menggunakan tulisan dengan huruf Jawa Kuno dan Arab di setiap sisi, yang berupa tahun Saka dan gambar sinar matahari, ciri khas seni pada zaman Kerajaan Majapahit.

Dari ulasan diatas itulah 3 fakta yg mencerminkan adanya toleransi beragama dalam kerajaan.

Semoga bermanfaat.